Sep 1, 2013

Kosmetik alami dan Kosmetik kimia


Kosmetik alami dan kosmetik kimia akan kita bahas dalam artikel ini untuk sahabat gen22 semuanya. Bagi cewek kosmetik merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dalam hidupnya. Bagaimana tidak ? Mulai pagi hingga sore bahkan malam hari semua cewek sering-seringnya memakai kosmetik untuk banyak tujuan. Salah satu tujuan utamanya adalah ingin tampil cantik dan terlihat menarik. Tak hanya cewek sih sebenarnya , tapi cowok juga seringkali memakai kosmetik. Namun cowok mungkin menggunakan tak sesering para cewek. 

Kosmetik Kimia

Didalam mengisi kegiatan sehari-hari  kamu pasti memakai kosmetik perawatan seperti halnya susu pembersih, zat penyegar, zat sejenis hand & body lotion, cream siang, cream malam serta cream mata. Manfaat kosmetik perawatan yaitu mengangkat zat zat kotor yang mencemari di daerah kulit, menjaga komposisi cairan pada kulit, membuat perlindungan kulit dari tuturan cahaya ultra violet, memperlambat munculnya kerutan serta melembutkan jenis kulit yang kasar. Namun sebenarnya, tidak seluruh kosmetik itu bagus serta dapat dijadikan perlindungan kulit yang dapat diandalkan.

Nyatanya ada kosmetik yang memiliki kandungan zat pewarna red atau merah k10 , yang disebut zat warna sintetis yang biasanya dipakai untuk pewarna kertas, pewarna tekstil atau tinta. Pada zat tersebut bisa mengakibatkan iritasi saluran pernapasan serta  zat itu karsinogenik ( bisa mengakibatkan kanker ). Rhodamin b didalam konsentrasi tinggi bisa mengakibatkan rusaknya pada hati atau penyakit liver. Pada 2006, pemerintah telah mengeluarkan peringatan supaya product kosmetik yang memiliki kandungan rhodamin b itu, tidak di pasarkan lagi. Supaya terhindar dari rusaknya kulit, baiknya anda cermati banyak hal sebelum beli serta memakai kosmetik, .

Bahan pada zat kosmetik ada beberapa macam  diantaranya :

Paraben :
Senyawa yang mempunyai nama lain yaitu parahydroxybenzoic serta dipakai juga untuk pengawet didalam mie instant mempunyai banyak dampak bila dipakai melebihi batas keamanan. Dikarenakan karakternya serupa  hormon esterogen, didalam tubuh dapat menyebabkan ketidak seimbangan yang menambah resiko penyakit kanker payudara. Didalam kosmetik, paraben kerap dipakai sebagai campuran bahan sabun, bahan sampo, bahan pasta gigi serta deodoran. Walau jarang, kontak langsung kulit juga dapat mengakibatkan alergi kepada orang yang memiliki kepekaan yang tinggi.

Phthalate :
 bahan ini digunakan juga didalam pembuatan plastik supaya elastis dan lentur. Efeknya untuk kesehatan bila terhirup bahkan tertelan yaitu memicu masalah sistem reproduksi serta alergi. Didalam kosmetik, phthalate dipakai sebagai pelarut bahan tambahan didalam beragam product wewangian.

Triklosan :
Dengan segera, triklosan yang dipakai didalam sebagian product sabun serta pasta gigi dapat menyebabkan masalah kesehatan waktu bereaksi terhadap lingkungan yang berair. Di antaranya yaitu masalah pada keseimbangan hormon tiroid. pemakaian triklosan terlalu berlebih juga menyebabkan  tidak baik untuk kesehatan, yaitu memicu  kekebalan kuman pada antibiotik. Efeknya biasanya terjadi kemunculan kuman super  pemicu penyakit yang tidak bisa diatasi dengan zat antibiotik.

Wewangian sintetis :
sebagian spesies binatang seringkali mengeluarkan zat wewangian alami atau feromon,  manfaatnya yaitu untuk menarik lawan jenis saat musim kawin. Oleh manusia, zat wewangian ini dibikin tiruannya dan dipakai didalam minyak wangi, dan sebagian sabun wangi serta product perawatan rambut.
Sebagian wewangian sintetis telah diketahui dapat menyebabkan kanker pada beberapa binatang. Walau belum diuji pada manusia, dianggap senyawa tersebut juga menambah resiko kanker.

Imidazolidinyl urea serta diazolidinyl urea :
Ini adalah pengawet yang sangat banyak dipakai selain zat paraben. Kandungan utamanya adalah formaldehyde yang kerapkali digunakan untuk mengawetkan orang mati. Bahan ini memanglah dapat mengawetkan komposisi didalam kosmetik, tetapi dapat dibuktikan beresiko untuk kesehatan manusia.

Sodium lauryl sulfate :
Umum dipakai didalam product shampoo serta detergen, manfaatnya untuk membuahkan busa yang sangat melimpah. bahayanya, pada kandungan didalamnya bisa mengakibatkan iritasi mata serta kulit, kerontokan  pada rambut, munculnya ketombe, dan reaksi alergi.

pvp va copolymer :
Bahan ini datang dari minyak tanah  serta banyak dipakai di product hairspray. Tak hanya tergolong didalam kelompok toxic, zat kimia ini juga memiliki kandungan partikel yang bisa mengakibatkan kerusakan paru-paru.

Stearalkonium chloride :
Banyak digunakan didalam conditioner serta cream rambut, tetapi bisa mengakibatkan reaksi alergi. Zat ini juga  berbahan yang sama juga dengan yang dipakai di product pelembut kain.

Zat-zat kimia diatas hanya sebagian saja, sebenarnya masih banyak zat lainya didalam produk kecantikan wanita.

Kosmetik alami

Bersamaan dengan perubahan zaman serta teknologi. Maka manusia dituntut supaya dapat senantiasa tampak menarik serta optimistis. Perihal ini seagai tuntutan profesi ataupun tampil bagus bila dipandang lawan jenis. Dengan perubahan tersebut saat ini ini banyak disiapkan berbagai jenis salon maupun gerai perawatan. Salon serta gerai kecantikan tawarkan bebagai keunggulan dan kecepatan merubah muka jadi tambah baik. Walau demikian perawatan memakai bahan kimia mempunyai dampak samping yang cukup beresiko untuk muka seseorang. karenanya, butuh ada terobosan untuk merampungkan problem tersebut. Terobosan biasanya dengan cara alami. Berikut beberapa manfaat menggunakan kosmetik alami :

1. Jarang sekali terdapat efek samping yang terlalu beresiko. Karena bahan alami tidak terlalu memilki kandugan yang berbahaya bagi kulit maupun kesehatan.

2. Menghalangi penuaan dini dengan alami. Penuaan dapat berlangsung dikarenakan factor lingkungan, sinar matahari serta polusi. Karenanya butuh kosmetik yang memiliki kandungan antioksidan yang tinggi untuk mencegah radikal bebas untuk kulit. Tiap-tiap kosmetik organik tentu memiliki kandungan antioksidan.

3. Menyelamatkan untuk kulit peka. Kulit yang peka sukar memperoleh kosmetik yang pas. Kulit peka amat rawan mengalami alergi, gatal serta kemerahan apalagi timbul jerawat. Maka amat pas memakai product bahan alami. Kandungannya tak lagi menyumbat pori-pori sebagai pemicu jerawat.

4. Turut melestarikan lingkungan. Dengan menggunakan bahan alami maka akan tidak menyebabkan pencemaran pada air yang dipakai untuk mencuci muka kamu.

Macam-macam bahan kosmetik alami ada banyak sekali yang pasti berasal alami dari alam seperti halnya bengkuang, alpukat, pisang, papaya dan lain-lain.



Dalam artikel berjudul kosmetik alami dan kosmetik kimia diatas. Dapat disimpulkan bahwa kosmetik alami akan lebih kecil resikonya dibanding kosmetik yang berbahan kimia. Sebaiknya kamu tentukan baik-baik pilihan kamu. Dan yang penting jangan sampai salah untuk memilih kosmetik khususnya yang berbahan kimia.