Dec 16, 2010

Puisi Olyvia Listianti

Kumpulan Puisi Olyvia Listianti - Hmmmh, sudah lama sepertinya nggak posting puisi-puisi kiriman karya sobat-sobat remaja. Padahal yang kirim puisi udah banyak banget. Belum lagi yang ngirim cerpen. Pantesan kemarin rating puisi romantis sama cerpen persahabatan turun. Kebanyakan nulis artikel-artikel lucu kayak cerita lucu sama foto lucu dan unik.

Nah, kali ini puisi yang akan saya publikasikan adalah puisi-puisi karya Olyvia Listianti. silahkan dicekidot..!

Alam

alamku ... alam kita ... alam hidup ...
begitu indah di pandang...
akan keindahannya ...
hutan ...
lautan ...
gunung ...

alam yang begitu sejuk ...
diiringi nyanyian angin
gelombangnya air
tingginya pohon ...

mewarnai kesegaran bumi ini ...
tapi kenapa dan kenapa ????
semua itu hancur ...
akankah bumi ini ...

dunia ini ...
planet ini ...
hidup dalam ke abadi an

kapan ?????
semua ini kembali
tanpa ada pecah
tanpa ada runtuh ...

langit menangis
gunung berawan
laut bergelombang ...
sampah bertaburan ...

kacau dan luluh berkeping
sedikit demi sedikit
tanpa tahu kapan semua
akan berakhir
dalam hidup ke abadian
syurga Mu ...


Cahayu Mu

tetesan embun dalam rindunya cahaya MU
menelusur dari rintauan jalan MU
mengayun dalam setiap jejak langkah ku
setiap awal dalam lahirnya musang

resap akan detakan hati
dalam waktu yang terasa singkat
hingga akan berakhir nafasku
dalam rindunya kasih sayang Mu

surga ataupun neraka
menanti akan kedatangan umat Mu
tuk singgah ditempatnya
dalam renta amal ibadah


Sahabat

sahabat ...
begitu indah dalam pandangan
sahabat ...
begitu nyaman dalam kebersaman

sahabat ...
akankah tetap dan tetap dalam keceriaan
sahabat ... sahabat ...sahabat ....
hidup tetaplah hidup ...

berlikunya jalan ....
beloknya tempat ...
searah tujuan
dalam pencapaian akan angan dan cita ...

sahabat ....
bukanlah sampai disinini ...
sahabat ...
akan selalu indah dan di kenang ...
sejauh apapun ...

kemanapapun langkah kaki melaju
kemanapun kita berada ...
tetaplah sahabat
terus menjadi sahabat ....


Haruskah

kini ku hanya di lampauan harapan
resah terasa
apa mungkin atau tak ada satu pun
menerima bunga yang begitu layu

menanti
dalam kemilaunya dedaunan
berantara nya jalan hidup

sesal tiada arti
yang terus mengiringi
tanpa ataupun air
mengalir penuh ke kotoran

haruskah berlari menerusuri lautan
haruskah berlari menerusuri hutan
haruskah berlari ke pulau

atau pun terdiam
dalam cahayanya bintang
menanti sang ucapan Rahman
dalam tidur panjang ....


Hidup dalam sepi

Terdampar nya pasir di lautan
Terdampar nya sindang di hutan
arah . . . Arah . . . Dan arah . .

Langkah demi langkah
maju dengan perlahan
menuju tiang gersang
seakan rimbang

angin berhembus
hidup dalam sepi
menitan denting
menuju arah tanpa
ujung musang

bosan akan kilau
percikan cahaya
silau nya sinar
terang benderang . . .


Ya Robbi

rindu ku pada Mu
ya robbi ...
menemaniku dalam dunia ini
ke Agungan Mu ...

terasa indah dalam jiwa
tenang kian terasa
dalam upuk asa ku
mengiringi akan cinta Mu ...

Ya Robb ...
Engkau lah pelindung ku
Ijinkanlah diri ini ...
bertemu tulang rusuk dalam hidup ku ...

penuntun ku dalam bumi ini
seperti Adam dalam Hawa ...
menjadi penelusur cinta
dalam indahnya Karunia Mu

tiada tara terurai
terucap dalam do'a
sang manusiawi ...


Pergi

Ancaman ....
Hinaan ...
Apa arti dari semua itu ?????
keindahan untuk bisa terang ...

akan kah semua itu terasa
dalam hidup yang penuh dengan kebohongan ...
selalu kenapa dan kenapa ??????

bisakah semua itu pergi ...
enyah dari pandangan ....
hanyut ...

silau pancaran ke hidupan ini
membuat semua enyah ...
pergi dan pergilah ...
sampai ke upuk ...


Kata

Ku ucap kata demi kata
ku simpan dalam hati
menemani kerinduan ini

ku susuri jalan
dengan perlahan
dalam langkah ini

hanya kata maaf yang bisa terucap . . .
Moga kau selalu sehat
selalu dalam lindungan Nya
makasih buat mu . . .

Terima kasih buat Olyvia yang sudah mengirim puisi karyanya.