Oct 8, 2010

Puisi-Puisi Johan Ardiansyah

Baru tadi siang saya menulis puisi tentang puisi jatuh cinta. Eh, barusan pas buka email ternyata ada sahabat yang kirim puisi-puisi karnyanya. Setelah dicek tanggalnya ternyata email berisi puisi itu sudah dikirim sejak tanggal 5 Oktober kemarin. Karena itu langsung saja saya publish.Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Johan Ardiansyah yang sudah mengirimkan beberapa puisi karyanya.

Kamu juga bisa mengirimkan puisi karya kamu di blog ini dengan cara mengirimkan email ke lukasgentara@ipal.com. Minimal 3 buah judul puisi, kalau kurang dari itu, maaf tidak bisa saya publikasikan karena terlalu sedikit. Puisi yang dikirim bebas, bisa tentang apa saja. Puisi cinta ataupun puisi persahabatan boleh. Atau kalau sobat sedang patah hati silahkan deh bikin puisi lalu dikirim ke sini. Oke, ini dia kumpulan puisi karya Johan Ardiansyah.......


True Love Waits

is this not waiting for them
i forget about whatever happens to you and them
this day i walk without your love
sad,cry of dissapointmen are all present in my heart
fire could wrapped with with my body now
is this a sign of love making
we love journey is not over just to here
one day i'll come back for you

uhk...this journey of love i fell really better
dog,help me find my identity with him
i really love her,he lives in my life
just make this my heart is always with him closely
not without reason i love her
his kindness and him smile is truly captivating
until i could not help but love this vebration

this could not yet time for us to be together
but i will still wait to make love to you
wait for me in this journey of love
until the end of time i keep your heart..............

(JOHAN DICKY)


" A Warm Hug From Mather"

Fun fall-ness at the lightning and rain rabel
Embracing love and keep me company
Sinfulness at hot sun greeted
Reassured me love
That the matter is loving soul
mood sheat tears
Hear stories hot mom big heart

The rain,do you know
The wind blew strong and calm
Not able to beat mother affection
Embracing love,absorb the strains of destiny
My sleep just sleep
In a warm embrace and clash mother
She was the hero who love me
When the skin is scratched wound
And when the drops of red blood
Out of the embrace of meat
Mother came to bring love and affection
Love that makes my wound

Left running and never come back again
Remember when i hugged
hurricanes could not
To penetrate the warm embrace of mother
All stories,is a burning passion turmoil
Heart and arouse the conscience

(JOHAN DICKY)

"SELAMAT JALAN KAWAN"
oleh Johan Ardiansyah pada 21 September 2010 jam 16:48

tergeletak lesu bagai tak bernyawa
ku menyayangimu sahabatku
namun,waktu tak mengizinkan kita
tuk membangun sejuta kenangan
mungkin sampai disini cerita persahabatan
membuahkan kepedihan yang teramat dalam
inikah yang dinamakan cerita sahabat

tumpahan darahmu kau perlihatkan padaku
isak tangis ku mengiringi jasadmu
sahabat,tenanglah di alammu sana
walaupun kita berbeda alam dunia
namun tali persahabatan kita
akan tetap terjaga selamanya

perjalananmu belum berakhir sobat
semua kebaikanmu
kusimpan dalam memory diriku
tak pernah terbayangkan olehku
kau cepat pergi tak kembali
do'aku kan menemani perjalananmu
ke'ikhlasanku kan memeluk dirimu

selamat tinggal sahabat
disini kau tinggalkan kita
untuk selama lamanya
sungguh berat rasa hati ini
tenanglah....
kita menyayangimu sobat.....

SELAMAT JALAN (DANIEL FIRMANSYAH) (JOHAN DICKY)

Profil pengirim
Puisi ini dikirim oleh: Johan Ardiansyah
melalui facebook

Kalau kamu ingin foto dan puisi kamu nongkrong di sini, silahkan kirimkan puisi karya kamu ke email: lukasgentara@ipal.com. Minimal 3 buah puisi. Kalau kurang dari itu, maaf tidak bisa saya publikasikan.