Kasus Penyalahgunaan Facebook Pada Remaja

Bersama Sukses
Rasanya baru kemarin saya membahas masalah dampak negatif facebook dalam 10 Dampak Negatif Facebook Bagi Remaja. Nah, beberapa hari ini ternyata sedang santer-santernya diberitakan tentang kasus penyalahgunaan Facebook yang dilakukan oleh remaja. Mulai dari kasus Pelacuran Di Facebook yang dilakukan oleh ABG sampai Kasus yang terjadi pada 6 Februari lalu, Seorang remaja (cewek) lari dari rumah bersama seorang cowok kenalannya dari Facebook.

Hal ini jelas membuat saya prihatin. Facebook, yang seharusnya memberikan manfaat bagi para penggunanya ternyata malah dijadikan sarana untuk hal-hal yang tidak baik. Berikut ini adalah contoh penyalahgunaan facebook yang harus dijadikan pelajaran terutama untuk orang tua agar lebih waspada dalam menjaga anaknya yang beranjak remaja dan mulai mengenal yang namanya teknologi. Termasuk internet dan facebook di dalamnya.

Kasus pelacuran  remaja (ABG) di Facebook. Kepolisian menguak kasus prostitusi remaja anak baru gede (ABG) di Surabaya, Jawa Timur. Para remaja tanggung menjual diri lewat laman jejaring sosial, Facebook. Modusnya, para ABG ini memasang foto di Facebook. Pengguna seks kemudian menghubungi mereka melalui fasilitas chatting.

Prostitusi melalui Facebook bisa ditemukan lewat sebuah akun bernama 'Tiduri Aku'.  Modusnya, kata sumber, berawal dari chatting, si pemilik akun akan memberikan nomor telepon genggamnya. Polisi pun pernah menyaru sebagai calon 'pembeli' melalui akun tersebut. Diceritakan dia, dalam chatting yang pernah dilakukan, muncul penawaran Rp 500 ribu hingga Rp 2  juta.

Jika harganya cocok, pertemuannya bisa diatur, sesuai kesepakatan. Namun, peminat harus lebih dulu menyetor uang ke sebuah rekening yang dikirim dalam obrolan chatting. "Sepertinya, itu sebuah syarat utama," pungkas sumber tersebut.

Selain pelaku tunggal, ada juga ABG yang beroperasi melalui perantara. Kepolisian Surabaya mencokok dua mucikari yang memperdagangkan para ABG ini, yakni  Afif (21) warga dukuh Kupang Timur, Surabaya, dan Endri Margarini alias Fey (20) warga Bungur Asri, Surabaya. Afif (21) mengaku awalnya sekedar iseng sebelum benar-benar tercebur dalam bisnis prostitusi.

Sumber: http://nasional.vivanews.com/news/read/126311-polisi_lacak_akun__tiduri_aku__di_facebook


Kasus Nova dan Ari. 
Kasus pelarian seorang ABG berumur 14 Tahun  Marietha Novatriani, dilaporkan hilang dan diduga karena dibawa teman yang baru dikenalnya di Facebook. Dua kasus terbaru itu menunjukkan sisi negatif situs jejaring sosial bagi anak-anak. Hilangnya Marietha Novatriani, warga Sidoarjo, Surabaya membuat keluarganya kelabakan.Nova diduga diculik di rumah saudaranya di Jalan Alamanda Blok L No 14, Perumahan Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten.

Dugaan kuat pelakunya adalah pria bernama Arie Power,temannya di Facebook. Sepupu Nova, Benedicta, 15, menuturkan pada Jumat (5/2) lalu Nova datang ke rumah saudaranya, Yoseph, di Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Dia datang bersama orang tuanya, Heri Kristiono dan Sri, serta adiknya Septi. Di rumah Yoseph sedang berlangsung seserahan lamaran paman Nova,Gatot Yulianto, dengan Theresia.Acara pernikahan Gatot dengan Theresia berlangsung pada Sabtu (6/2). Seusai acara itu keluarga besar menginap di Tanah Kusir,dilanjutkan ke rumah Benedicta di Bumi Serpong Damai. Saat berada di Serpong inilah Nova dilaporkan menghilang.

Menurut Dicta,saat masih berada di rumahnya,Nova terlihat resah menunggu seseorang. Bahkan tiga pria mengendarai sepeda motor sempat berhenti di depan rumahnya. Berselang dengan itu Nova menerima telepon dari seorang laki-laki,kemudian tidak lama keluar dari rumah Sabtu (6/2) sekitar pukul 07.00 WIB. "Saya tidak menyangka kalau dia akhirnya pergi bersama cowokcowok itu.Yang saya tahu pada saat percakapan di telepon dia mengatakan iya saja kepada si penelepon," tuturnya. Setelah menerima telepon itu, anak kedua dari empat bersaudara itu tidak kembali ke keluarganya hingga Senin (8/2).Keluarga pun bingung mencarinya,hingga kemudian melapor ke Polsek Serpong

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/303212/

Semoga Kasus-kasus tersebut menjadikan Orang tua lebih waspada dalam mengawasi anak-anaknya dan menyikapi perkembangan teknologi secara bijak. Saya pikir, Orang tua pun harus melek teknologi kalau tidak ingin kecolongan..!
Ditulis oleh Lukas Gentara

Masukkan email kamu untuk mendapatkan update artikel terbaru:

Delivered by FeedBurner

10 komentar untuk "Kasus Penyalahgunaan Facebook Pada Remaja"

Post a Comment